Alterasi sistem fluida hidrotermal kaya kandungan garam (brine)
alterasi ini umumnya jarang ditemukan maifestasinya dipermukaan karena fluida yang kaya akan garam (brine) ini cenderung memiliki densitas yang berat karena banyaknya garam terlarut. sebagai contoh di Salton Through, California bagian selatan. secara umum lapangan panasbumi tersebut memiliki karakteristik utama berupa zona propilitik dengan sebaran klorit dan epidote yang sangat luas. susunan vertikal lapangan tersebut tersusun oleh kalsit dan epidote dari permukaan hingga kedalaman 2 km, mineral adularia pada kedalaman 1700-2745 m, mineral aktinolit dibawah 2890 m, dan piroksen hidrotermal pada kedalaman 3000-3180 m. Adanya pelarutan sebagaian dari batuan evaporit (gipsum dengan halit) di sepanjang kedalaman 1-3 km menyebabkan 2 fenomena unik yaitu bertambahnya permeabilitas batuan lempung diatasnya dan menurunkan permabilitas batupasir deltaik dibawahnya. Oleh karena itu manifestasi yang terekam dipermukaan hanya berupa kolam lumpur saja karena volume aliran yang sedikit dan sifatnya yang sangat asam.
Comments
Post a Comment